Dalam segmen industri tertentu seperti pabrik elektronik atau pertambangan, konveksi seragam tidak bisa dilakukan dengan kain biasa. Ada kebutuhan teknis bernama Anti-Static atau Flame Retardant. Di Nusantara Konveksi, kami memahami bahwa kain untuk industri ini harus memiliki serat karbon yang ditenun bersama poliester atau katun untuk mencegah akumulasi listrik statis yang bisa memicu ledakan atau kerusakan sirkuit elektronik.
Secara konstruksi, jahitan untuk seragam safety atau wearpack harus menggunakan benang yang tahan panas dan tidak mudah meleleh. Teknik penjahitan yang diterapkan adalah Triple Needle Stitching (jahitan tiga jalur) pada bagian sambungan utama. Hal ini krusial karena pekerja lapangan sering melakukan gerakan ekstrem yang bisa merobek jahitan standar. Penggunaan ritsleting pun harus standar industri (seperti YKK seri Vislon) agar tidak macet saat terkena debu atau oli. Dengan standar teknis yang ketat ini, Nusantara Konveksi memastikan setiap seragam yang keluar dari workshop bukan hanya sekadar pakaian, melainkan alat pelindung diri (APD) yang fungsional bagi para pekerja.